Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2025, SMP Negeri 45 Surabaya mengadakan serangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengenang jasa R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi wanita, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kreativitas, kerja sama, serta cinta budaya dalam diri para siswa.
Dalam acara ini, Siswa/siswi diwajibkan mengenakan busana sopan yang menggambarkan cita-cita masa depan mereka dan memakai sepatu. Alternatif lainnya, mereka diperbolehkan mengenakan bawahan seragam biru Senin dan atasan batik atau baju nasional.
Acara dimulai dengan kegiatan pembiasaan yang dilaksanakan pukul 06.30 hingga 06.40 WIB di dalam kelas, di bawah pendampingan wali kelas masing-masing. Selanjutnya, siswa mengikuti upacara bendera sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan Kartini, yang berlangsung dari pukul 06.40 sampai 07.20 WIB.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan lomba Fashion Show dan Menghias Tumpeng yang dimulai pukul 07.20 hingga 09.10 WIB. Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas mereka dalam hal busana dan seni menghias makanan tradisional, dengan penuh semangat dan antusiasme.
Pada pukul 09.10, seluruh siswa diberikan waktu istirahat selama 50 menit, hingga pukul 10.00 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba Essay yang berlangsung dari pukul 10.10 sampai 11.40 WIB. Lomba ini diikuti oleh siswa dengan membawa kertas folio bergaris, sesuai informasi yang telah disampaikan pada hari Kamis sebelumnya. Dalam kegiatan ini, siswa didampingi oleh mahasiswa serta pengurus OSIS, menciptakan suasana pembelajaran yang kolaboratif dan inspiratif.
Setelah sesi kedua istirahat pukul 11.40 hingga 12.20 WIB, seluruh siswa kembali ke kelas untuk kegiatan bersih-bersih yang berlangsung hingga pukul 12.50 WIB, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan belajar. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dari pukul 12.50 hingga 13.00 WIB, yang juga dipandu oleh guru dari Sentral.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Kartini terus hidup dalam jiwa generasi muda—semangat untuk terus belajar, berkarya, dan mencintai budaya Indonesia.